Jual Rumah Second Murah Jakarta - Sejuta Pintu

Jual Rumah Second Murah Jakarta – Sejuta Pintu, Beli rumah bekas, ternyata tidak segampang yang kamu pikirkan. Butuh strategi ampuh agar tidak salah kaprah!

Sekilas, beli rumah bekas tampaknya tidak terlalu berbeda dengan membeli rumah baru.

Namun, dibutuhkan pertimbangan dan waktu lebih banyak untuk mencari rumah second yang sesuai.

Bukan hanya pemeriksaan lebih detil terhadap kondisi rumah…

Kamu juga harus mempertimbangkan biaya ekstra seperti renovasi dan pengadaan lainnya.

Berikut adalah tips membeli rumah bekas yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan!

Info lengkap Jual Rumah Second Murah Jakarta dan Sekitarnya hubi 087 8816 97447 atau klik di Sejuta Pintu

Jual Rumah Second Murah Jakarta – Sejuta Pintu

Bagi sebagian orang, mungkin termasuk Anda, membeli rumah bekas menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Beli rumah bekas memiliki beberapa keuntungan jika dibandingkan dengan membeli rumah baru. Namun selain kelebihan, ada pula beberapa konsekuensi atau kekurangan yang juga perlu dipertimbangkan.

Agar Anda tidak menyesal setelah membeli rumah bekas, Sejuta Pintu akan memberikan panduan secara lengkap beli rumah bekas dari proses awal hingga akhir. Melalui panduan ini, Anda bisa mengetahui pertimbangan apa saja yang sebaiknya diperhatikan dalam beli rumah bekas.

5 Tips Membeli Rumah Bekas, Agar Aman dan Tak Tertipu!

Membeli dan memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang. Hunian memang merupakan kebutuhan primer.

Namun pemenuhan kebutuhan ini tidak selalu mudah karena rumah dibanderol dengan harga yang tinggi, apalagi melihat nilai properti yang setiap tahun naik.

Menyiasati harga rumah yang tinggi ini, banyak orang yang membeli rumah bekas.

Namun, membeli rumah bekas pun menimbulkan keraguan tersendiri bagi pembeli, karena memang kondisinya yang sudah dipakai dan telah dibangun sejak lama.

Hal apa saja yang harus diperhatikan ketika membeli rumah bekas?

Untuk membantu Anda, kami telah menghimpun 5 tips membeli rumah bekas. Yuk, ketahui!

Periksa rumah dengan teliti

Tips membeli rumah bekas yang mesti Anda beri perhatian ekstra adalah memeriksa rumah secara menyeluruh.

Berikut ini beberapa hal yang patut Anda periksa ketika melihat-lihat rumah bekas:

  1. Tingkat kelembapan dinding
  2. Ketahanan bagian rumah yang terbuat dari kayu, seperti kusen pintu dan jendela
  3. Sistem dan suplai air bersih
  4. Saluran pembuangan
  5. Bagian atap dan genting, pastikan tidak ada atau tidak banyak bagian yang berkarat atau retak

Bila perlu, Anda dapat menyewa jasa tenaga ahli untuk memeriksa rumah bekas tersebut. Jika rumah memiliki kerusakan, Anda dapat menawar harga jual rumah bekas agar lebih murah lagi.

Cari tahu status legalitas rumah

Tips membeli rumah bekas selanjutnya adalah memeriksa riwayat rumah. Anda dapat bertanya sendiri pada pihak penjual atau perantara mengenai legalitas rumah bekas yang akan Anda beli.

Jika diperlukan, Anda dapat menyewa jasa tenaga ahli hukum.

Pastikan rumah terbebas dari kasus bermasalah seperti tindakan penipuan. Pastikan rumah memang legal untuk dijual dan dibeli.

Buat anggaran

Dalam membeli rumah, baik itu rumah baru maupun rumah bekas, tentunya Anda harus membuat anggaran.

Pastikan anggaran sesuai dengan kemampuan keuangan, berdasarkan besar pendapatan dan pengeluaran lain yang harus Anda bayar.

Siapkan juga dana renovasi rumah jika rumah memerlukan perbaikan.

Baca juga: Mengajukan KPR Rumah Second Tanpa DP, Mungkinkah?

Pastikan surat-suratnya lengkap

Tips beli rumah bekas selanjutnya adalah mengecek kelengkapan surat-suratnya.

Berikut ini daftar surat yang menjadi syarat jual beli rumah second:

1. Surat kepemilikan tanah (SHM, SHGB atau SHP)

2. Akta Jual Beli (AJB)

3. Sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

4. Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

5. Bukti pembayaran tagihan PDAM, telepon, listrik ( untuk memastikan layanan tidak dicabut ketika Anda menempati rumah bekas yang bersangkutan )

Siapkan biaya Rp25 ribu sampai Rp100 ribu untuk biaya pengecekan persuratan di kantor pertanahan.

Hitung biaya lainnya

Selain biaya pengecekan surat-surat di kantor pertanahan, masih ada beberapa biaya lainnya yang harus Anda keluarkan.

Baca juga: Tips Bernegosiasi dengan Penjual Rumah

Tips membeli rumah bekas selanjutnya adalah menghitung biaya ekstra, mencakup biaya akta jual beli, biaya balik nama, biaya PNBP dan PPh.

Biaya akta jual beli

Secara umum biaya AJB dipatok sebesar 1% dari nilai transaksi. Biaya ini untuk membayar jasa Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Jumlah biayanya dapat berubah sesuai ketentuan PPAT.

Dalam proses membeli rumah second, biasanya biaya AJB ditanggung bersama oleh pembeli dan penjual. Namun bisa saja dibayar oleh satu pihak sesuai kesepakatan.

Biaya balik nama

PPAT mengurus proses balik nama yang diajukan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Biaya balik nama dibayar oleh pihak pembeli rumah bekas.

Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)

Biaya PNBP ditaksir berdasarkan 1/1.000 dari NJOP (nilai jual objek pajak). Pembayarannya dilakukan saat pengajuan balik nama.

Pajak Penghasilan (PPh)

Tarif PPh sebesar 2,5% dibayarkan sebelum AJB ditandatangani. Pembayarannya dilakukan di bank.

Umumnya pihak yang membayar PPh adalah penjual, namun bisa juga dibayar pembeli, sesuai kesepakatan.

BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan)

Cara menghitung BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP), lalu dikali 5%.

Besar nilai NPOPTKOP berbeda-beda di tiap daerah. Biaya BPHTB dibayar sebelum menandatangani AJB.

Kami melayani Jual Rumah Second Murah Jakarta dan sekitarnya meliputi wilayah:

Jual Rumah Second Murah Jakarta Selatan

Cilandak : Cilandak Barat, Cipete Selatan, Gandaria Selatan, Lebak Bulus, Pondok Labu
Jagakarsa : Ciganjur, Cipedak, Jagakarsa, Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Tanjung Barat
Kebayoran Baru : Cipete Utara, Gandaria Utara, Gunung, Kramat Pela, Melawai, Petogogan, Pulo, Rawa Barat, Selong, Senayan
Kebayoran Lama : Cipulir, Grogol Selatan, Grogol Utara, Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama Utara, Pondok Pinang
Mampang Prapatan: Bangka, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Pela Mampang, Tegal Parang
Pancoran : Cikoko, Duren Tiga, Kalibata, Pancoran, Pengadegan, Rawajati
Pasar Minggu : Cilandak Timur, Jati Padang, Kebagusan, Pasar Minggu, Pejaten Barat, Pejaten Timur, Ragunan
Pesanggrahan : Bintaro, Pesanggrahan, Petukangan Selatan, Petukangan Utara, Ulujami
Setiabudi: Guntur, Karet Kuningan, Karet Semanggi, Karet, Kuningan Timur, Menteng Atas, Pasar Manggis, Setiabudi
Tebet : Bukit Duri, Kebon Baru, Manggarai Selatan, Manggarai, Menteng Dalam, Tebet Barat, Tebet Timur

Jual Rumah Second Murah Jakarta Timur

Cakung : Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Penggilingan, Pulo Gebang, Rawa Terate, Ujung Menteng
Cipayung : Bambu Apus, Ceger, Cilangkap, Cipayung, Lubang Buaya, Munjul, Pondok Ranggon, Setu
Ciracas : Cibubur, Ciracas, Kelapa Dua Wetan, Rambutan, Susukan
Duren Sawit : Duren Sawit, Klender, Malaka Jaya, Malaka Sari, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Pondok Kopi
Jatinegara : Bali Mester, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Besar Utara, Cipinang Cempedak, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Rawa Bunga
Kramat Jati : Balekambang, Batu Ampar, Cawang, Cililitan, Dukuh, Kramat Jati, Tengah
Makasar : Cipinang Melayu, Halim Perdana Kusuma, Kebon Pala, Makasar, Pinang Ranti
Matraman : Kayu Manis, Kebon Manggis, Pal Meriam, Pisangan Baru, Utan Kayu Selatan, Utan Kayu Utara3
Pasar Rebo : Baru, Cijantung, Gedong, Kalisari, Pekayon
Pulo Gadung : Cipinang, Jati, Jatinegara, Kaum, Kayu Putih, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Rawamangun

Jual Rumah Second Murah Jakarta Barat

Cengkareng : Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya
Grogol Petamburan : Grogol, Jelambar Baru, Jelambar, Tanjung Duren Selatan, Tanjung Duren Utara, Tomang, Wijaya Kusuma
Taman Sari : Glodok, Keagungan, Krukut, Mangga Besar, Maphar, Pinangsia, Taman Sari, Tangki
Tambora : Angke, Duri Selatan, Duri Utara, Jembatan Besi, Jembatan Lima, Kali Anyar, Krendang, Pekojan, Roa Malaka, Tambora, Tanah Sereal
Kebon Jeruk : Duri Kepa, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kelapa Dua, Sukabumi Selatan, Sukabumi Utara
Kalideres : Kalideres, Kamal, Pegadungan, Semanan, Tegal Alur
Palmerah : Jatipulo, Kemanggisan, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Palmerah, Slipi
Kembangan : Joglo, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, Meruya Selatan, Meruya Utara, Srengseng

Jual Rumah Second Murah Jakarta Pusat

Cempaka Putih : Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Timur, Rawasari
Cempaka Putih : Cideng, Duri Pulo, Gambir, Kebon Kelapa, Petojo Selatan, Petojo Utara
Johar Baru : GalurJohar Baru, Kampung Rawa, Tanah Tinggi
Kemayoran : Cempaka Baru, Gunung Sahari Selatan, Harapan Mulya, Kebon Kosong, Kemayoran, Serdang, Sumur Batu, Utan Panjang
Menteng : Cikini, Gondangdia, Kebon Sirih, Menteng, Pegangsaan
Sawah Besar : Gunung Sahari Utara, Karang Anyar, Kartini, Mangga Dua Selatan, Pasar Baru
Senen : Bungur, Kenari, Kramat, Kwitang, Paseban, Senen
Tanah Abang : Bendungan Hilir, Gelora, Kampung Bali, Karet Tengsin, Kebon Kacang, Kebon Melati, Petamburan

Jual Rumah Second Murah Jakarta Utara

Cilincing : Cilincing, Kalibaru, Marunda, Rorotan, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura
Kelapa Gading : Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua
Koja : Koja, Lagoa, Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara, Tugu Selatan, Tugu Utara
Pademangan : Ancol, Pademangan Barat, Pademangan Timur
Penjaringan : Kamal Muara, Kapuk Muara, Pejagalan, Penjaringan, Pluit
Tanjung Priok : Kebon Bawang, Papanggo, Sungai Bambu, Sunter Agung, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Warakas

Jual Rumah Second Murah Tangerang Selatan

  • Ciputat
  • Pamulang
  • Pondok Aren
  • Setu
  • Serpong
  • Serpong Utara
  • Ciputat Timur

Jual Rumah Second Murah Bekasi

  • Bekasi Barat
  • Bekasi Timur
  • Bekasi Utara
  • Bekasi Selatan
  • Jati Sempurna
  • Pondok Gede
  • Babelan
  • Karang bahagia
  • Jatiasih
  • Cikarang Utara

Jual Rumah Second Murah Depok

  • Depok
  • Sawangan
  • Beji
  • Cimanggis
  • Limo
  • Pancoran Mas
  • Sukmajaya

Info lengkap Jual Rumah Second Murah Jakarta dan Sekitarnya hubi 087 8816 97447 atau klik di Jual Beli Rumah

Jual Rumah Second Murah Jakarta – Sejuta Pintu

Membeli rumah bekas kadang lebih menguntungkan dibanding membeli rumah baru. Anda lebih mudah mengetahui perkembangan kawasan di sekitarnya yang sudah jadi.
 
Anda juga akan mendapatkan luas tanah lebih besar jika membeli rumah second dibandingkan dengan membeli rumah baru. Selain itu, Andapun dibebaskan dari pajak pertambahan nilai ( PPN ).
 
Walaupun begitu, membeli rumah bekas terasa gampang-gampang susah. Ibarat mencari pasangan hidup, mencari dan mendapatkan rumah second membutuhkan waktu yang cukup lama serta ketelitian dan kesabaran ekstra. Anda tidak punya banyak pilihan, baik jumlah unit maupun model rumah yang tersedia.
 
Ada juga sejumlah pekerjaan ekstra yang harus dilakukan pasca pembelian. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan, seperti apakah rumah yang kita incar telah memenuhi kriteria yang kita inginkan? Apakah tampilan luar rumah sungguh mewakili kondisi rumah tersebut secara keseluruhan?
 
Agar tidak menyesal belakangan, simak tips ini sebelum membeli rumah bekas:
 
1. Beli rumah dari pemilik langsung
 
Cara terbaik membeli rumah bekas adalah langsung dengan pemiliknya sendiri alias tanpa perantara. Sebab, Anda bisa memperoleh informasi secara detail tentang rumah yang hendak dibeli. Selain itu dengan membeli langsung, harganya akan lebih murah karena penjual tidak perlu memberi komisi kepada broker atau perantara.
 
2. Pilih broker atau perantara yang tepat
 
Jika Anda terpaksa membeli rumah melalui jasa broker, pilihlah broker yang bisa Anda percaya. Anda bisa meminta referensi broker properti dari relasi Anda. Jika tidak, sebaiknya gunakan jasa broker properti terkenal yang sudah memiliki kredibilitas baik. Sejuta Pintu pilihan tepat buat Anda yang akan memmbeli Rumah
 
Broker akan sangat membantu saat proses pengurusan dokumen jual beli rumah, bahkan saat pengajuan KPR seandainya Anda berencana membeli rumah dengan cara mencicil ke bank.
 
3. Tanyakan usia bangunan rumah
 
Secara sederhana Anda bisa mengelompokkan usia bangunan rumah yaitu baru ( kurang dari 10 tahun ), sedang ( 10 s/d 20 tahun ) dan tua ( lebih dari 20 tahun ). Jika pernah dilakukan renovasi, tanyakan kapan terakhir kali dilakukan renovasi.
 
Tentunya ini bukan patokan baku, karena akan sangat dipengaruhi kualitas bahan bangunan, tipe struktur, serta kualitas pengerjaan rumah tersebut. Yang jelas, semakin tua usia bangunan, performanya akan semakin menurun. Berarti Anda harus bersiap menganggarkan dana untuk merenovasi rumah tersebut.
 
4. Lokasi
 
Pertimbangkan hal-hal ini:
 
Transportasi dari lokasi rumah yang akan dibeli dengan tempat kerja atau usaha
Tidak macet atau Jalanan Utama Kraudit setiap pagi atau jam pulang kantor
Jika memungkinkan, cek lokasi rumah beberapa kali untuk pertimbangan waktu dan jarak tempuh
 
5. Periksa kondisi fisik rumah
 
Periksa secara detail kondisi fisik rumah pada setiap bagian-bagiannya. Bila perlu, buat checklist agar lebih mudah saat melakukan pemeriksaan. Akan lebih baik jika Anda mengajak kontraktor untuk menilai kondisi rumah saat ini. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan antara lain:
 
Kondisi struktur rumah. Barangkali ada retak-retak di pondasi, dinding, kolom, dan balok.
Dinding. Barangkali ada flek-flek bekas rembesan air tanah.
Kualitas lantai. Apakah masih baik atau sudah mengalami penurunan atau retak-retak lantai?
Periksalah barangkali ada bekas serangan rayap pada kusen, jendela, pintu, plafon, dan atap rumah.
Pastikan bahwa struktur atap masih dalam kondisi baik. Lihatlah barangkali ada balok/gording yang keropos, atau ada kebocoran serius pada talang.
Jangan lupa cek pula kondisi jaringan listrik PLN di rumah, masih baik atau sudah awut-awutan.
Apakah kualitas airnya masih layak? Cek pula jaringan air apakah masih dalam kondisi baik.
Rasakan kondisi ruangan. Apakah segar, lembap, atau malah terasa gerah ?
 
6. Cek lingkungan sekitar rumah
 
Dapatkan informasi tentang kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama jika rumah itu hendak Anda tempati bersama keluarga. Jangan sampai Anda kecewa karena ternyata lokasi rumah tersebut sulit diakses, rawan kejahatan, jauh dari sarana pendidikan, atau ternyata sering kebanjiran.
 
7. Cek dokumen kelengkapan rumah
 
Periksalah keaslian sertifikat rumah ( SHM ), sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ), bukti Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan kemudian lakukan cross check pada semua dokumen tersebut.
 
Apabila ternyata nama yang tertera di situ tidak sama dengan nama penjual rumah, tanyakan status hubungannya. Bila katanya belum dilakukan proses balik nama, mintalah Akta Jual Beli yang sah atas rumah tersebut.
 
Untuk rumah yang berstatus harta warisan, tanyakan berapa banyak ahli waris sahnya. Poin ini penting sekali buat Anda, demi menghindari masalah hukum yang tidak diinginkan di kemudian hari.
 
8. Cek harga
 
Carilah informasi sebanyak mungkin tentang harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi rumah tersebut, sehingga Anda bisa melakukan penawaran dalam kisaran harga yang sewajarnya. Terlebih jika Anda berencana membeli rumah tersebut untuk kemudian menjualnya lagi.
 
9. Luangkan waktu seminggu untuk mematangkan pilihan
 
Luangkan waktu minimal tujuh hari, kecuali Anda sudah sangat mengenal wilayah rumah itu. Ini untuk lebih meyakinkan diri sebelum Anda mengajukan penawaran, karena bisa saja begitu Anda menawar harga, pemilik rumah langsung setuju. Ingat, pertimbangkan dengan matang karena Anda akan tinggal di situ selama mungkin 20-30 tahun ke depan.
 
10. Pilih Notaris atau PPAT yang terpercaya
 
Biasanya dalam transaksi pembelian rumah secara tunai, notaris atau PPAT dipilih dan dibayar sepenuhnya oleh pembeli. Untuk itu, Anda bisa meminta referensi dari saudara dan relasi Anda.
Sebaiknya notaris dan PPAT orangnya sama. Sebaiknya, pilih notaris atau PPAT yang beroperasi di wilayah rumah tersebut.
 
Pilih notaris yang berumur sekitar 40 tahun dan kelihatan bugar karena biasanya sudah berpengalaman, berhati-hati, dan cenderung lebih panjang umur. Umur panjang notaris bisa jadi penting untuk para ahli waris Anda sebagai bahan rujukan mereka bila Anda sudah wafat.
 
Semoga tips membeli rumah second tersebut dapat membantu Anda dalam proses jual beli rumah second atau bekas
Info lengkap Jual Rumah Second Murah Jakarta dan Sekitarnya hubi 087 8816 97447 atau klik di Jual Beli Rumah